cerita mistis pantai karanghawu

Cerita Mistis Pantai Karang Hawu- Pantai karanghawu adalah salah satu pantai yang indah di kecamatan cisolok kabupaten Sukabumi yang menjadi salah satu destinasi pantai yang indah, wisatawan saat berkunjung ke pantai pelabuhan ratu yang letaknya tidak jauh sekitar 16 kilometer dari kota pelabuhan ratu.

Nama Pantai KarangHawu ini, diambil dari area pantai yang terdapat karang yang menjorok ke laut dan berlubang dibeberapa bagian yang berbentuk seperti tungku, yang memiliki arti dalam bahasa sunda yaitu Hawu. Anda juga bisa menikmati Keindahan sepanjang pantai pelabuhan ratu. Namun, dibalik keindahan pantai karanghawu, tak bisa terlepaskan dari cerita mistis yang menjadi perbincangan warga setempat yang konon, pada saat itu tinggal seorang putri cantik bernama Dewi Kadita di bawah bukit KarangHawu.

Walaupun Dewi Kadita memiliki wajah yang sangat cantik namun, Raja tetap berduka karena Dewi Kadita tidak mempunyai Putra Mahkota yang dapat disiapkan. Hingga pada akhinya sang Raja memperistikan Dewi Mutiara, singkat cerita Dewi Mutiara melahirkan seorang anak laki-laki dan juga mendapatkan perhatian lebih, akan tetapi Dewi Mutiara mulai mengajukan permintaan kepada sang raja yaitu untuk memastikan anaknya laki-laki akan menggantikan tahta dan Dewi Kadita harus diusir dari istana.

Permintaan pertama Raja kabulkan namun, untuk permintaan kedua Raja Munding Wangi tidak bersedia.Pada suatu hari Dewi Mutiara memanggil seorang penyihir, tujuannya memanggil penyihir untuk memerintahkan mengguna-guna Dewi Kadita agar memiliki tubuh yang berkudis dan berkurap jika rencananya berhasil Dewi Mutiara akan memberikan hadiah yang sangat besar kepada penyihir tersebut.

Penyihirpun menyanggupi keinginan Dewi Mutiara, dan pada malam hari saat Dewi Kadita tertidur dengan lelap angin masuk dari jendela yang berbau busuk seperti bau bangkai ke dalam kamar dan Dewi Kadita pun terbangun lalu ia terkejut melihat tubuhnya sudah berkudis, bernanah dan baunya sangat tidak enak.

Kemudian sang raja mendengar berita yang diderita Dewi Kadita di pagi harinya, sang raja sangat sedih mendengar berita tersebut dalam hati sang Raja tahu bahwa ini bukanlah penyakit biasa tetapi Dewi Kadita diguna-guna oleh Dewi Mutiara yang melakukan itu. Namun, karena desakan sang patih Dewi Kadita harus pergi dari istana agar tidak menjadikan aib.

Saat itu, Dewi Kadita pergi dengan hati yang sangat sedih di siang dan malam ia berjalan hingga pada akhirnya Dewi Kadita tiba di pantai selatan. Kemudian, Dewi kadita memandangi luasnya lautan dari laut Dewi Kadita mendengar suara memanggil agar Dewi Kadita Menceburkan diri ke dalam laut, dan pada akhirnya Dewi Kadita pun menceburkan dirinya ke dalam laut, pada saat menceburkan diri ke laut penyakit kulit Dewi Kadita menghilang tetapi, ada konsekuensi yang harus di tanggung Dewi Kadita yaitu harus menjadi penguasa laut selatan atau yang dikenal dengan Nyi Roro Kidul.

Dan Dewi Kadita pun menguasai seluruh lautan selatan atau bisa di sebut sebagai Nyi Roro Kidul. Batu yang menjorok merupakan singgasana Ratu Selatan Nyi Roro Kidul dan KarangHawu merupakan tempat bermukim Nyi Roro Kidul.

Sebagian warga sekitar meyakini bahwa pantai KarangHawu adalah salah satu pantai yang dikuasai Nyi Roro Kidul. Mitos dari pantai tersebut bahwa setiap orang yang mandi atau mencuci muka diantara cekungan batu tersebut dipercaya akan mendapatkan berkah. Namun, terlepas dari benar atau tidaknya cerita tersebut, karena cerita mistis ini sudah diketahui banyak orang tak lantas membuat para wisatawannya takut untuk mengunjungi Pantai KarangHawu ini justru disetiap akhir pekan Pantai ini selalu ramai dikunjungi para wisatawan.

By Febiola

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *